Lima Pelaku Korupsi DAK di Aceh Barat jadi Tersangka, Ini Dia Barang Buktinya

by
Kapolres Aceh Barat AKBP H Raden Bobby Aria Prakasa SIK memperlihatkan barang bukti sebesar Rp 157.615.000 yang merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Barat, Kamis (23/8/2018) siang. HARIAN REPUBLIK.COM/AGUS STONER.

Reporter: Agus Stoner

HARIAN REPUBLIK.COM, ACEH BARAT-Polres Aceh Barat pada Kamis (23/8/2018) siang resmi menetapkan status tersangka kepada lima orang pelaku yang sebelumnya terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sejumlah lokasi di Meulaboh pada Senin (20/8/2018) lalu.

Kelima pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut masing-masing berinisial MN selaku Kasi Sarpras Dinas Pendidikan Aceh Barat. RS selaku operator bidang Sarpras Dinas Pendidikan Aceh Barat.

Kemudian MB selaku kontraktor, ZL seorang PNS yang menjabat sebagai Kepala SD Ranto Panyang II Kecamatan Meureubo, serta AL, PNS selaku Kepala SKB Kabupaten Aceh Barat.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 157.615.000, dua lembar catatan SD dan SMP yang akan memberikan dana DAK tersebut.

Dokumen perjanjian pemberian bantuan berikut lampirannya, SP2D serta bukti kuitansi penerimaan uang Rp 20 juta dari tersangka MB kepada saudari ZL.

Kapolres Aceh Barat AKBP H Raden Bobby Aria Prakasa didampingi Kabag Ops Kompol Aditya dan Kasat Reskrim Iptu Muhammad Isral kepada awak media, mengatakan terungkapnya kasus tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat, yang menginformasikan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) bidang Pendidikan Tahun 2018.

Semua tersangka yang kini sudah ditahan di Mapolres Aceh Barat tersebut hingga kini masih menjalani pemeriksaan secara intensif, guna mempertangungjawabkan perbuatannya.

“Semua tersangka kita jerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana antara 1-5 tahun kurungan penjara,” kata kapolres.

Pihaknya mengakui sejauh ini polisi masih mengembangkan kasus ini guna mencari sejumlah bukti dan fakta lainnya dalam kasus tersebut. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *