‘Dikerjain’ Wasit, Meulaboh FC “Dipaksa” Berbagi Angka 2-2 dengan Persabar

by
Pemain Persabar Aceh Barat berusahamelewati pemain Meulaboh FC (kostum merah hitam) dalam babak penyisihan Kompetisi Soeratin 2018 di Lapangan Persada, Abdya, Jumat (2/10/2018) petang. Laga dua tim bersaudara ini harus berakhir imbang 2-2. HARIAN REPUBLIK.COM/MIRJA.

HARIAN REPUBLIK.COM, ACEH BARAT DAYA – Tim Meulaboh FC harus berbagi angka dengan rekan saudaranya Persabar Aceh Barat dalam laga perdana Kompetisi Piala Soeratin 2018 Grup C yang dipusatkan di Lapangan Persada, Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Jumat (2/11/2018) petang.

Pasalnya, jalannya pertandingan yang di pimpin oleh wasit Hamdani di sepanjang laga pertandingan harus terus menuai protes dari Official Meulaboh FC, karena diduga kepemimpinan yang dijalankan wasit diduga tak adil.

Pantauan Harian Republik.com, sejak kick off sebetulnya tim Persabar yang dipimpin oleh kapten keseblasan Arif Maulana berusaha melakukan penekanan ke kubu Meulaboh FC yang dikawal kiper Saidi Andesrilla.

Ketatnya pertahanan anak-anak asuhan pelatih Nizam tersebut membuat anak asuh Hardiansyah nyaris menyerah.

Hasilnya di menit ke-19 Meulaboh FC berhasil mencetak gol pertama melalui hentakan keras kaki Kharul Rama dari luar kotak penalti sehingga marka berubah menjadi 1-0.

Merasa terjepit, Persabar berusaha melakukan serangan balasan.

Tak ayal sejumlah pola permainan yang mengarah pada tensi emosi turut terjadi disepanjang laga. Meski terdapat sejumlah pelanggaran, tampaknya tim Meulaboh FC harus rela dicundangi wasit.

Namun berkat kesabaran mereka, di menit ke-39, anak-anak Meulaboh FC melalui hentakan keras Khairul Rama kembali menciptakan gol kedua sehingga marka berubah 2-0 untuk keunggulan Meulaboh, dan skor ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pola permainan yang diperlihatkan kedua tim semakin menarik dan membuat penonton kagum.

Meski berusaha melakukan serangan balasan, kedua tim tetap saja belum bisa menambah angka.

Namun pil pahit harus diterima oleh Meulaboh FC di menit ke-54 setelah wasit Hamdani secara tiba-tiba, menghadiahkan Persabar satu buah tendangan penalti, karena salah satu pemain Persabar terjatuh berdekatan dengan kotak penalti tanpa adanya pelanggaran.

Gol pertama milik Persabar akhirnya tercipta melalui hentakan kaki kanan Hendri Gunawan ke arah kiri kiper Meulaboh FC yang dijaga Saidi Andesrillah, sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Tak ayal, tensi permainan kedua tim semakin terlihat memanas. Terbukti beberapa kali wasit menghadiahkan kartu kuning dan peringatan kepada kedua tim.

Namun, sejumlah protes terpaksa dilayangkan penonton dan official Meulaboh FC, lantaran sang pengadil diduga tak sportif dalam memimpin jalannya pertandingan.

Karena tempo permainan yang semakin panas, disaat kedua tim saling menyerang, pemain Persabar Teuku Ari Laksana akhirnya berhasil membobol gawang Meulaboh FC di menit ke-65 sehingga skor berubah menjadi 2-2, dan skor ini bertahan hingga berakhirnya pertandingan. (mirja)

SUSUNAN PEMAIN MEULABOH FC:
Saidi Andesrillah (Kiper), M Ardi Faraki, M Maulana, M Darwis, Ilham Mufadzal, M Arda Faraki, Iqbal Lesmana, Khairul Rama, Fahri, Jamaluddin, M Rian Maulana.

Cadangan: Misban Baihaqi, Fadhil Azami, Fauzan Rahmad, M Sultan Yusuf, Fiqih FP, T Afriansyah, Osama.

Pelatih: Nizam

Manajer: Dedi Iskandar

SUSUNAN PEMAIN PERSABAR:
Hurul Safqi (Kiper), Hendri Gunawan, Saiful Adil, Rangga Maula H, Pitza Qralima, Aris Munandar, T Ari Laksana, Afit Maulana, Dwi Oka Reza Gunawan, T Rian Sahwal.

Cadangan: M Luzadi Al Farisi, Yaumil Ihsan, Visal Yolanda, Erzam, Nouval Riadil Manzila, Raja Agustia Ariga, Oka Ramadhani.

Pelatih: Hardiansyah

Manajer: M Lizan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *