BPJS Sosialisasi Program JKN ke Ribuan Mahasiswa di Aceh Barat

by
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh, Mahmul Ahyar memberikan materi dalam semniar di Aula UTU Meulaboh.

HARIAN REPUBLIK.COM, ACEH BARAT – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Meulaboh, melakukan sosialisasi proggram jaminan kesehatan nasional (JKN) kepada ribuan mahasiswa di UniversitasTeuku Umar (UTU) Aceh Barat.

Dalam siaran pers yang diterima Harian Republik, Sabtu (1/12/2018) siang, kegiatan ini di fasilitasi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dalam Seminar Leadership Development dengan tema “Komitmen dan Konsekuensi Pemerintah Daerah Dalam Mencapai 100% Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan” di aula universitas setempat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh, Mahmul Ahyar dalam seminar tersebut dipercaya untuk menjadi salah satu nara sumber untuk menyampaikan materi perihal Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh beberapa narasumber lain diantaranya Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Afril Herry, Gunawan sebagai Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) cabang Aceh, serta pemateri lainnya.

Gunawan dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa tujuan dari SPM adalah sebagai tolak ukur kinerja pelayanan kesehatan yang diselenggarakan kabupaten/ kota.

Setidaknya ada 12 jenis pelayanan dasar yang harus dilakukan pemerintah kabupaten/kota dalam upaya meningkatkan standar pelayanan minimal, sesuai dengan Permenkes No 43 Tahun 2016 tentang SPM Bidang Kesehatan.

Hal senada juga disampaikan Afril terkait tujuan dari SPM itu sendiri.

Ia menambahkan, dalam upaya meningkatkan SPM dibutuhkan kerjasama melalui koordinasi yang baik dari berbagai pihak yang ikut berperan dalam program tersebut demi tercapainya 100% SPM di kabupaten/ kota.

Mahmul Ahyar dalam kesempatan tersebut menjelaskan apa yang sebenarnya kaitan Program JKN-KIS dengan kondisi kesehatan yang ada di Indonesia saat ini.

Menurutnya, program JKN-KIS memberikan manfaat begitu besar bagi masyarakat, terutama dari segi pembiayaan.

Menurutnya, biaya pelayanan kesehatan yang sangat besar saat ini membuat masyarakat terutama yang kurang mampu, menjadi beban yang sangat berat. Sehingga program ini hadir untuk mengatasi salah satu masalah tersebut untuk memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat, sesuai dengan amanat undang-undang.

“Prinsipnya BPJS Kesehatan akan sama-sama bersinerg iterhadap program-program yang diselenggarakan oleh pemerintah,” tutur Ahyar.(redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *