Dua ditahan atas vaksin palsu

  • Whatsapp

Polri telah menahan dua tersangka lainnya dalam kasus vaksin sindikat palsu, sehingga jumlah hingga 15 orang. Kedua tersangka, yang diidentifikasi hanya sebagai M dan T, yang diduga menjadi distributor dan ditahan di Semarang, Jawa Tengah, Senin, Departemen Investigasi Kriminal Nasional Kepolisian (Bareskrim) kejahatan direktur ekonomi khusus Brig. kata Jenderal Agung Setya.

“Kami saat ini fokus pada sejauh mana distribusi vaksin palsu,” kata Agung seperti dikutip Kompas.com

Polisi belum menemukan pola distribusi yang digunakan oleh tersangka terbaru, dan apakah mereka hanya beroperasi di Semarang atau juga dibahas daerah lain, ia menambahkan.

Penyelidikan awal polisi telah mengungkapkan bahwa vaksin palsu telah menyebar ke luar Jakarta, dan juga mencapai provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Sumatera Utara, kata Agung. Polisi telah mempertanyakan 18 saksi dalam kaitannya dengan kasus ini, termasuk orang-orang dari rumah sakit, apotek, toko obat dan lain-lain yang terlibat dalam proses produksi.

Polisi mulai penyelidikan mereka menyusul laporan lebih vaksin yang mencurigakan untuk balita di beberapa klinik kesehatan setempat (Puskesmas). Penyelidikan kemudian menyebabkan serangan pabrik rumah di Bintaro Tangerang Selatan, Bekasi Timur dan Kabupaten Kemang di Jawa Barat antara 16 Juni dan 26. Para tersangka akan dijerat dengan UU Kesehatan 2009 dengan hukuman maksimal 15 tahun dan Rp sebuah Juni 1,5 miliar (US $ 111.940) baik-baik saja

Rate this post
Baca Juga :   Manfaat Minum Air Lemon Setiap Pagi

Related posts