Empat rumah sakit dan dua apotek di pelanggan Jakarta vaksin palsu

  • Whatsapp

Setidaknya empat rumah sakit dan dua apotek diyakini pelanggan dari cincin produksi vaksin palsu yang telah menarik perhatian nasional baru-baru ini, kata seorang pejabat kepolisian, Senin.

Rumah sakit dan apotek yang diduga memerintahkan vaksin palsu dari tersangka pasangan Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina semua di Jakarta, khusus direktur kejahatan ekonomi di Departemen Investigasi Kriminal Polri (Bareskrim) Brig. Jenderal Agung Setya mengatakan.

Agung menolak untuk memberikan nama-nama rumah sakit dan apotek sebagai penyelidikan masih berlangsung. Namun, vaksin palsu diduga menyebar di luar Jakarta. Berdasarkan penyelidikan awal, Hidayat dan produk Rita juga telah didistribusikan di Jawa Barat, Banten dan Medan di Sumatera Utara.

“Mereka memiliki tim distribusi menyebarkan vaksin,” kata Agung seperti dikutip kompas.com.

Para produsen vaksin palsu dikemas produk mereka dalam botol vaksin yang digunakan dan dicetak label di vendor percetakan di Kalideres, Jawa Barat, tambahnya.

Polisi mulai penyelidikan mereka menyusul laporan lebih vaksin yang mencurigakan untuk balita di beberapa klinik kesehatan setempat (Puskesmas). Penyelidikan kemudian menyebabkan serangan pabrik rumah di Bintaro Tangerang Selatan, Bekasi Timur dan Kabupaten Kemang di Jawa Barat antara 16 Juni dan 26 Juni.

Rate this post
Baca Juga :   gejala stroke yang tidak ada tanda tanda / tak terdeteksi

Related posts