Farhat Abbas Vs Ahmad Dhani Berlanjut

  • Whatsapp

Hari Senin (10/8/2015) kemarin, sidang perdana kasus perseteruan Farhat Abbas dan Ahmad Dhani dilangsungkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pengadilan menjadwalkan pemanggilan untuk para termohon, yakni pihak kepolisian, namun sayangnya yang bersangkutan tak bisa hadir.

Farhat, melalui pengacaranya yang bernama Purba menyebut jika kliennya sudah mencoba tuk minta maaf pada Dhani, namun ditolak. Bahkan bos RCM itu memutuskan untuk melaporkan sang pengacara kontroversial itu ke polisi atas kasus yang sebenarnya sudah terjadi cukup lama. Hal itulah yang membuat Farhat geram dan melaporkan balik Dhani.

“Sebenernya ini sudah diketahui orang banyak. Ini hanya kritikan, tapi proses hukum tetap dilakukan oleh Bapak Ahmad Dhani. Sementara upaya yang lain seperti meminta maaf sudah dilakukan oleh Pak Farhat, sehingga dilakukan lah pra-peradilan. Proses (damai) tetap berjalan tapi tidak menutup kemungkinan bisa kita lakukan upaya di luar hukum,” ujar Purba ketika ditemui usai sidang pra-peradilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/8).
Tak mau kalah, Farhat lalu menjelaskan alasan utamanya untuk ‘menyeret’ balik Dhani ke jalur hukum. Masih seperti sebelum-sebelumnya, mantan suami Nia Daniati itu tetap kukuh membawa-bawa kasus penabrakan putra bungsu Dhani, Abdul Qadir Jaelani, yang menewaskan 7 orang beberapa tahun lalu.

“Ini sebenernya kan hanya kritikan. Kenapa ada kritik? Karena Dhani memberikan anaknya kunci mobil, beliin mobil. Terus anaknya nabrak mati 7 orang, ya kan. Sementara saya juga pengacara Maia (ketika proses cerai tahun 2008 silam) yang berhak untuk mengawasi juga. Ya saya mengatakan yang sebenarnya. Sementara Dhani melaporkan saya dengan pengacaranya Ramdhan itu. Katanya saya harus dihukum atau dipukul, nah itu sudah saya ajukan gugatan ke PN Selatan besok sidangnya. Kita minta keadilan aja. Kritik itu tidak bisa diartikan kata per kata, tapi dalam rangkaian cerita dan peristiwa. Anaknya (Dul) nggak dipenjarain karena orang mati tujuh kok. Harusnya Dhani taubat, diganti nyawa juga tidak sesuai. Jangan mentang-mentang sudah kasih uang dan sekolahin sampe S3. Pokoknya Dhani lebih mengejek dari saya. Saya cuma minta keadilan status tersangka saya yang dua tahun itu terlalu berlebihan,” sambung Farhat panjang lebar.

Baca Juga :   One Direction Meraih Piala America Music Award 2014

Lebih jauh, Farhat meluapkan kemarahannya atas pihak Dhani sampai-sampai ingin memukulinya. Menurutnya, tabrakan yang dilakukan anak Dhani itu tak bisa dimaafkan begitu saja.

“Sebenernya pengennya (Dhani) dihajar, tapi kan nanti saya masuk penjara, ya kritik aja tadinya. Ya wajar lah, begal aja dipukul kok ini bunuh anak orang,” pungkas Farhat.

Rate this post

Related posts