Heboh Mi Bikini Bandung

  • Whatsapp

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk memaksa perusahaan makanan ringan untuk menarik distribusi online Bihun kekinian makanan ringan, yang lebih pendek ke “Bikini”, untuk apa yang dikatakannya adalah ketidakwajaran.

“YLKI telah mengajukan protes dan menuntut produk diambil dari distribusi. BPOM harus menegur produsen dan memberitahu mereka untuk menghentikan penjualan produk melalui toko online mereka, “kata ketua YLKI Tulus Abadi eksekutif seperti dikutip kantor berita Antara, Rabu.

Tulus menambahkan bahwa yayasan juga telah menemukan bahwa camilan belum terdaftar di BPOM, meskipun membawa cap halal.

“Camilan ini tidak pantas, terutama untuk anak-anak,” kata Tulus, mengutip kemasan makanan ringan, yang menggambarkan seorang wanita di bikini dan kata-kata remas aku

Rate this post
Baca Juga :   Oh Kemarau di Negeriku

Related posts