Indonesia, Jepang bahas investasi, kerjasama industri

  • Whatsapp

Indonesia, Jepang bahas investasi, kerjasama industri

 

Menteri Perindustrian Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu dengan Menteri Negara Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang Ken’ichi Hosoda pada hari Rabu, mengakhiri serangkaian kunjungan ke Jepang untuk membahas investasi dan kerja sama industri.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida ke Indonesia pada April 2022.

“Pertemuan ini bertujuan untuk melanjutkan diskusi antara Indonesia dan Jepang tentang perdagangan, industri, infrastruktur, kelautan dan perikanan, energi, serta isu-isu lingkungan,” kata menteri Indonesia di Tokyo.

Prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup kuat, karena Bank Dunia memperkirakan ekonominya akan tumbuh masing-masing sekitar 5,1 persen dan 5,3 persen pada 2022 dan 2023.

Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 5,4 persen pada 2022 dan 6 persen pada 2023.

Padahal, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2022 mencapai 5 persen, kata Kartasasmita.

“Selain itu, Purchasing Managers Index (PMI) Indonesia berada pada level ekspansif selama sembilan bulan berturut-turut. Ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan akselerasi ekonomi tercepat di ASEAN,” ujarnya.

Oleh karena itu, pemulihan ekonomi Indonesia yang cepat diharapkan dapat mendukung perkembangan investasi perusahaan industri Jepang.

Menkeu juga mengapresiasi inisiatif Jepang terkait kerja sama industri otomotif yang mendukung kebijakan Indonesia untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik yang sejalan dengan kebijakan dekarbonisasi Jepang.

“Kami berharap kerjasama ini dapat meningkatkan investasi di sektor industri otomotif dan memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi otomotif di ASEAN untuk tujuan ekspor global,” tambahnya.

Sementara itu, Menneg Jepang mengapresiasi pemerintah Indonesia atas kerjasama dan dukungannya, dengan mengatakan kerjasama antara Indonesia dan Jepang selama ini telah menguntungkan kedua belah pihak, sehingga perlu ditingkatkan.

Baca Juga :   Boy Thohir Ketua Berusaha Memperkuat Hubungan Bilateral dengan China

Pertemuan juga membahas kelanjutan negosiasi Protokol Amandemen Perjanjian Kemitraan Ekonomi Indonesia-Jepang (IJEPA).

Hosoda setuju untuk melakukan diskusi lebih lanjut di tingkat kerja, seperti yang diusulkan oleh Kartasasmita.

5/5 - (1 vote)

Related posts