Jokowi Mengenang Pengalaman Masa Lalu dengan Pemerintah

  • Whatsapp

Jokowi Mengenang Pengalaman Masa Lalu dengan Pemerintah

 

Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengingat pengalamannya sendiri dengan pemerintah ketika dia menjelaskan pada hari Rabu mengapa kemudahan berusaha menjadi salah satu prioritas utamanya sejak dia menjabat pada tahun 2014.

Presiden mengatakan dia memiliki pengalaman langsung tentang betapa sulitnya mendapatkan izin usaha dari pihak berwenang.

“Pada masa-masa awal usaha saya, kendala terbesar saya adalah memiliki izin usaha pada tahun 1988-89,” kata Jokowi dalam acara temu usaha mikro, kecil, dan menengah di Cijantung, Jakarta Timur.

Jokowi menjalankan bisnis furnitur di bawah sebuah perusahaan bernama Rakabu di kota kelahirannya Solo di Jawa Tengah sebelum ia aktif terlibat dalam politik.

“Saya tidak memiliki izin usaha sehingga saya tidak bisa mendapatkan akses ke sistem perbankan. Saya tidak bisa mendapatkan pinjaman karena tidak memiliki izin usaha,” katanya.

Untuk mendapatkan izin usaha saat itu, seorang pengusaha harus membayar sejumlah uang kepada pihak berwenang, lanjutnya.

“Saya harus membayar untuk mendapatkan izin tetapi saya tidak mampu dan perusahaan saya selama bertahun-tahun berakhir tanpa izin usaha yang disebut SIUP dan TDP, yang sangat dibutuhkan oleh usaha mikro dan kecil saat itu,” kata Jokowi.

Ketika menjadi presiden, agenda utamanya adalah mereformasi rezim perizinan usaha dan menghilangkan birokrasi untuk memungkinkan izin usaha yang gratis dan mudah bagi UMKM.

Pemerintahnya juga memperkenalkan apa yang disebut sistem pengajuan tunggal (OSS) online berbasis risiko untuk perizinan usaha, sebuah sistem terintegrasi yang memungkinkan bisnis untuk mengunjungi hanya satu pintu untuk mendapatkan semua izin yang diperlukan.

Usaha kecil sekarang dapat mengajukan nomor identifikasi usaha (NIB) secara gratis untuk membuka akses ke sistem perbankan, kata presiden.

Baca Juga :   Batik Air Buka Penerbangan Menghubungkan Jakarta, Bali dan India

“Saya telah memeriksa sistem OSS untuk membuktikan apakah itu memungkinkan proses yang cepat dalam mendapatkan NIB dan itu berhasil. Tapi saya perlu cek ulang hanya untuk memastikan, ”katanya.

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sistem OSS telah mengeluarkan NIB untuk 1,5 juta usaha per Selasa, dengan 98 persen masuk ke usaha kecil.

5/5 - (1 vote)

Related posts