Jokowi perintah polisi untuk menyelidiki serangan terhadap gereja Samarinda

  • Whatsapp

Presiden Joko “Jokowi” Widodo mendesak polisi untuk menyelidiki serangan hari Minggu di Gereja Kristen Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur.

“Saya telah menerima laporan dari polisi dan saya telah memerintahkan Kapolri untuk menegakkan hukum dengan tegas,” kata Jokowi usai menghadiri rapat pimpinan nasional Partai Amanat Nasional seperti dilansir kompas.com.

Dia menambahkan ia juga meminta polisi untuk mempertanyakan pelaku secara menyeluruh.

Sebelumnya pada pagi hari, pelaku melemparkan bom molotov di gereja, melukai setidaknya empat anak.

Anggota gereja dikejar pelaku dan berhasil menangkapnya sebelum menyerahkannya ke polisi.

Polisi mengatakan bahwa pelaku, yang diidentifikasi sebagai Johanda alias Jo Muhammad Aceng Kurnia, 32, adalah mantan narapidana terorisme.

Johanda, warga Sengkotek, Samarinda, pernah dihukum tiga setengah tahun penjara karena plot bom di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, pada tahun 2012.

Rate this post
Baca Juga :   Sekitar 15.000 rumah di Kabupaten Bandung Tergenang Air

Related posts