Kontak hilang dengan pesawat Trigana di Papua 54 orang

  • Whatsapp

Sebuah pesawat Trigana kehilangan kontak selama penerbangan dari Jayapura ke Oksibil, Papua, Minggu.

Pesawat, dikemudikan oleh Capt.Hasanudin, dijadwalkan tiba di Oksibil pada pukul 3:15 pm waktu setempat.

Polda Papua juru bicara Sr.Comr.Patrige mengatakan seperti dikutip Antara di Jayapura bahwa pesawat yang berangkat dari Jayapura pada 02:22, belum tiba di Oksibil.

Jayapura-Oksibil penerbangan biasanya memakan waktu 55 menit.

Polisi mengatakan pesawat Trigana memiliki 54 orang di dalamnya, termasuk lima anggota awak. Awak terdiri percontohan Capt.Hasanuddin, co-pilot Aryadin, petugas mekanik Mario dan pramugari perempuan Ika dan Dita.

Kementerian Perhubungan menegaskan pada hari Minggu bahwa Trigana Air telah kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara.

Pesawat memiliki 54 penumpang dan awak, kata seorang pejabat transportasi Indonesia.

Kepala Transportasi Kementerian komunikasi publik, Julius Andravida Barata, mengatakan pesawat Trigana telah kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara di 2:55 selama penerbangan dari Jayapura ke Oksibil, Minggu.

“Pesawat Trigana Air PK-YRN, nomor penerbangan 267 IL, belum mendarat di Oksibil. Kontak dengan itu telah hilang, menurut ATC Menara di Oksibil, “katanya seperti dikutip Antara di Jakarta.

Barata mengatakan pesawat itu dikemudikan oleh Capt.Hasanudin. Ada lima anggota awak, termasuk pilot, dan 49 penumpang.

Pihak berwenang mengatakan tim pencarian dan penyelamatan telah dikerahkan.

Pihak berwenang dari Sentani Air Force Base dan pencarian dan penyelamatan (SAR) tim yang melakukan operasi untuk mencari pesawat Trigana.

Komandan Pangkalan Angkatan Udara Sentani Col.I Terbuat Susila Adyana mengatakan seperti dikutip Antara, Minggu bahwa pemerintah Sentani Air Force Base, bersama-sama dengan tim SAR, telah memetakan daerah sekitar jalur penerbangan untuk memperkirakan lokasi pesawat, yang memiliki 49 penumpang dan lima awak di kapal.

Baca Juga :   Singapura melaporkan kasus pertama virus monkeypox langka

Polisi Bintang Pegunungan Kepala Peny. Kombes. Yunus Wally dikutip oleh Antara mengatakan di Jayapura, Minggu yang diduga bahwa pesawat itu jatuh. (EBF)

Nama-nama 49 orang di dalamnya adalah:

1. Endah Mustika Sari

2. La boni

3. Yulita Kalakmabin

4. Manuella Uropmabin

5. Markus Kalakmabin

6. Oskar Mangonto.

7. Menakem Mote

8. Yosia Mote

9. Agustinus Luarmase

10. Dewa Putu Raka

11. M N Aragae

12. Yustinus Hurulean

13. La Ode M

14. Wa Ode Suriana

15. Yohanis Kiabra

16. Yunus Setamanggi

17. Supriyani

18. Pariem

19. Ardono / Hikmad

20. Yundriadi

21.Susilo

22.Utopdana Hosea

23.Asirun

24.Amran

25.Musvia

26.Wengdepen Bamulki

27.Esap Aruman

28.Piter

29.Surya

30.ThenusBabingga

31.Natikonop Ireneus

32.Marusaha Sitorus

33.Armaita

34.Epi Ardi

35.Eki Kimki

Kesepakatan 36.Kepi

37.Petrus Tekege

38.Kasipmabin Engel Bertus,

39.Milka Kakyarmabin

40.Ewelin Uropmabin

41.Theo Stiben Kalakmabin,

42.Yusran

43.Egenio Dilam

44.Emilia Gobay

45.Ronald Dilam

46.Alimdam Yawan

47.Methodius

48.Marselino Dan

49.Valerin.

Rate this post

Related posts