Tes Keperawanan Polwan

  • Whatsapp

Polri telah mengakui bahwa ada praktek menguji keperawanan perempuan yang mendaftar menjadi polisi.

Kepolisian kepala divisi hukum Inspektur Jenderal Moechgiyarto mengatakan pada hari Rabu bahwa praktek telah berlangsung untuk waktu yang lama.

“Aturan [untuk tes] telah ada untuk waktu yang cukup lama. Kita perlu memeriksa kualitas calon melalui prosedur [skrining keperawanan],” katanya kepada wartawan di sela-sela diskusi di Jentera School of Law (IJSL) di Kuningan, Jakarta Selatan.

Moechgiyarto mengatakan skrining itu diperlukan untuk menilai moralitas dari para kandidat.

“Jika dia [calon] ternyata menjadi pelacur, maka bagaimana mungkin kita menerima dia?” katanya.

Moechgiyarto menambahkan bahwa ia percaya praktek tidak melanggar hak asasi manusia dan tidak mendiskriminasikan perempuan.

Human Rights Watch (HRW), sebuah kelompok hak asasi berbasis di New York, mengatakan dalam sebuah laporan penelitian terbaru bahwa pelamar perempuan untuk Polri menjadi sasaran “keperawanan tes” itu dianggap diskriminatif dan merendahkan.

Mengutip penelitian yang didokumentasikan pada subjek, HRW mengatakan pelamar yang “gagal” tidak selalu diusir dari kepolisian, tetapi semua perempuan digambarkan tes sebagai menyakitkan dan traumatis.

The ‘keperawanan tes’ dilakukan di bawah Peraturan Kapolri No.5 / 2009 tentang Pemeriksaan Kesehatan Pedoman Calon Polisi. “Pemeriksaan sudah termasuk mendiskreditkan dan merendahkan ‘dua jari test’ untuk menentukan apakah hymens pelamar perempuan ‘utuh,” kata HRW.

Temuan ini terungkap saat wawancara dengan polisi dan polisi pelamar perempuan di enam kota di Indonesia – Bandung, Jakarta, Makassar, Medan, Padang dan Pekanbaru – yang telah menjalani tes, dua dari mereka pada tahun 2014.

“Penggunaan Kepolisian Republik Indonesia tentang ‘keperawanan tes’ adalah praktek diskriminatif yang merugikan dan menghina perempuan,” kata Direktur HRW hak asosiasi perempuan Nisha Varia

Rate this post

Pencarian :

tes keperawanan akpol~,
Baca Juga :   Angka kemiskinan di Indonesia merangkak naik

Related posts