vaksin palsu tidak berbahaya

  • Whatsapp

Di tengah perhatian publik tumbuh di bangun dari skandal vaksin palsu, Asosiasi Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah meyakinkan masyarakat bahwa vaksin palsu tidak mengandung zat-zat yang bisa mengancam kesehatan anak-anak.

Menurut penyelidikan IDAI ini, vaksin palsu hanya mengandung Natrium Klorida (NaCl), vaksin hepatitis dan gentamisin. Zat-zat ini tidak berbahaya untuk anak-anak, meskipun ada risiko infeksi jika vaksin yang tidak steril, ketua IDAI Aman Bhakti Pulungan, Senin.

“Zat kimia ini isi [vaksin] yang biasanya diterima oleh anak-anak. Kami berharap bahwa zat ini tidak akan memiliki dampak jangka panjang pada anak-anak. Efek serius dari vaksin palsu adalah bahwa anak-anak tidak benar-benar dilindungi oleh vaksinasi, karena itu kami telah memutuskan untuk melaksanakan revaccinations, “kata Aman.

Kementerian Kesehatan telah membuka pos vaksin palsu di 14 fasilitas kesehatan yang didistribusikan vaksin palsu untuk pasien seperti diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Kamis. Orang tua juga dapat menghubungi hotline Departemen Kesehatan pada 150.067, untuk meminta informasi lebih lanjut.

“Tidak akan bahaya dari vaksinasi ulang,” kata Aman

Rate this post
Baca Juga :   Waspada Banjir di 7 kecamatan Jakarta Selatan dan Timur

Related posts